Kamis, 26 September 2019

Puisi ; Pecandu Senyum



PECANDU SENYUM
Karya : Wike Astaria

Ukiran indah dengan lengkung di bibirmu
Manis wajahmu, tak pudar dalam benakku
Bola matamu yang sontak mengecil
Alih-alih, kau tersenyum manawan

Getir langkahku terhenti pada ruang imajinasi
Membawa nalar, lenyap tak berasumsi
Tergantikan dengan sejuta ambang ilusi
Hingga hasratku liar, tak dapat ditolong

Kamu, 
Pelukis indah di wajahku
Adakah mukjizat yang menyatukan kita ?
Aku disini, pecandu senyummu.

Muara Lawai, 18 Maret 2019

6 komentar: