Senin, 03 Agustus 2020

Puisi ; Sekejap

  SEKEJAP
               Karya : Wike Astaria

Semilir angin menerpa sunyi
Kabut kelam bernaung menutup awan
Kelabu hati, membeku tiada henti
Seolah tahu akan kalutnya perasaan

Disisi luar kuterpaku membisu
Melihat jalanan desa,
Jiwa demi jiwa berlalu lalang tanpa sepi
Tapi kalbu, hampa dan mati rasa

Entah apa yang ada di benakku
Padamnya lampu di desa,
Seakan mendukung beragam kesedihan dan kepedihan
Bahwa aku kan pergi

Lihat! Semesta pun sedang bersaksi
Menjadi saksi bisu mulanya perjuanganku
Aku kan pergi,
Namun pergi, hanya untuk kembali.

        Muara Lawai, 3 Agustus 2020